SMAN CMBBS

sMAN CAHAYA MADANI BANTEN BOARDING SCHOOL.

SAYEMBARA PENULISAN BAHAN BACAAN GERAKAN LITERASI NASIONAL 2017

Sayembara Penulisan Bahan Bacaan GLN 2017

PRAJAB ANGKATAN X

Angkatan X Diklat Prajabatan Prov Banten 2016

Selasa, 31 Januari 2017

Penerimaan Siswa Baru SMAN CMBBS


SMAN CMBBS membuka kesempatan bagi putera dan puteri terbaik Banten yang memilki potensi dan intelektualitas tinggi untuk dibina melalui proses pendidikan yang unggul sehingga memiliki kemampuan religik, akademik, dan sosial pribadi yang berwawasan global dan Islami.

Pendafataran calon Peserta Didik Baru SMAN CMBBS dilaksanakan pada tanggal 6 s.d 18 Februari 2017
Pendaftaran dilaksanakan secara ONLINE ke http://ppdbsmancmbbs.sch.id dan semua berkas persyaratan pendaftaran dikirim melalui pos menggunakan amplop coklat besar ditujukan kepada :
Kepala SMAN CMBBS Provinsi Banten
C.q Panitia PPDB 2017
Jl.Raya Pandeglang – Labuan Km.03 Kuranten Kec. Majasari – Kabupaten Pandeglang
Kode Pos : 42216, Call Center Panitia : 081548492120, 085223685722, 08128812259

info lebih lengkap silahkan menuju tautan berikut :
PPDB SMAN CMBBS

MEMBIASAKAN MENULIS

Bagaimana membiasakan menulis? saya kerap kali bertanya dalam hati bagaimana membiasakan diri untuk menulis. jikapun belum pantas dikatakan "membiasakan", setidaknya bagaimana memulai menulis itu. meski saat ini saya sedang menulis, saya kerap kali merasa kesulitan saat memulai menulis. kesulitan untuk mengawali kalimat, entah kata apa yang pertama kali harus tertuangpun kadang-kadang menjadi blank. Meski mulanya di otak sudah ada ide yang hendak tertuang, tiba-tiba saat jari mulai menyentuh keyboard, semua rasanya seperti lenyap begitu saja. Why? jawabannya saya pikir karena "tidak terbiasa"! saya akui itu. kenapa tidak terbiasa? jawabannya bisa banyak hal. kemungkinannya mungkin seperti ini :

Belum Sadar tentang Pentingnya Menulis

Bagi sebagian orang, mungkin bertanya-tanya "Apa pentingnya menulis?". Apalagi bagi guru. banyak guru yang belum terbiasa dengan dunia tulis menulis. Guru Matematika misalnya, mungkin justru berpikir "Lho.. tulis menulis itu kan kegiatannya guru Bahasa Indonesia? Guru matematika mah cukup berkutat dengan angka saja". Misalnya seperti itu. Apakah pendapat tersebut benar? sy secara personal tidak sependapat dengan pemikiran tersebut. Menurut wikipedia, menulis merupakan kegiatan menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Jadi sangatlah beralasan, jika setiap guru harus terbiasa dengan menulis, sebab guru merupakan salah satu sumber informasi atau perantara informasi bagi muridnya. Nah, ini pentingnya menulis bagi guru :

Guru sebagai salah satu penyaji informasi

Sebagai seorang penyaji informasi, guru perlu belajar menulis, sebab informasi yang disampaikan akan mudah diterima jika informasi disajikan secara sistematis dan runtun. Disinilah salah satu manfaat menulis, karena dengan menulis, apa yang kita baca, apa yang kita pelajari akan mudah diingat. Apa yang ada di pikiran kita akan lebih runtun dan sistematis apabila dituangkan dalam sebuah tulisan. Dan tulisan yang sistematis itu membantu kita ketika akan mengeluarkannya secara lisan. Orang yang terbiasa menulis, bisa dipastikan apa yang diucapkannya pasti akan terdengan runtun,tidak berputar-putar, enak di dengar, dan mudah diterima. Pun ini menjadi pengingat dan pembelajaran untuk saya pribadi, karena saya bermasalah dengan public speaking, sepertinya dengan belajar menulis akan memperbaiki kemampuan berbicara sy di depan publik :)

Menulis penting dan mutlak diperlukan dalam Karya Ilmiah. 

Ketika kita menjadi guru, suatu ketika pasti kita menemukan permasalahan dalam proses pembelajaran yang kita ajarkan. Entah itu sikap belajar siswa, entah itu hasil belajar siswa, dsb. Nah, tentu permasalahan tersebut membutuhkan solusi perbaikan. Dari permasalahan itulah guru harus mengadakan Penelitian Tindakan Kelas, atau yang kita kenal dengan PTK. Disinilah "menulis" itu berperan. Dengan membiasakan menulis (apapun itu), akan sangat membantu ketika kita akan menyusun sebuah karya ilmiah.

Kurang membaca 

Salah satu penyebab merasa susah menulis adalah kurangnya membaca. Seseorang yang susah menulis bisa dikarenakan tidak ada atau kurangnya "ide" menulis. Kenapa bisa sampai kurang ide? karena bisa jadi kurangnya wawasan pengetahuan, yang erat hubungannya dengan kurangnya aktivitas mencari informasi seperti dengan kegiatan membaca, atau mendengarkan berita (misalnya). Membaca dan Menulis erat kaitannya. keduanya sama-sama bermuara pada penyajian informasi. Membaca mencari informasi, kemudian menulis menuangkan kembali informasi hasil membaca agar lebih mudah diingat dan dipahami. "If you don't have time to read, you don't have the time (or the tools) to write. Simple as that" (Stephen King). Jadi jelas, membaca adalah salah satu "alat" untuk menulis. Begitu kira-kira :)

Malas atau Belum Ada Motivasi

Nah, ini alasan klasik yang sering hinggap di kebanyakan orang (ternmasuk saya. hehehe). Malas seringkali menyusup dengan berbagai alasan. "Nggak ada waktulah.., sibuklah.., nggak tau cara memulailah..," dsb. Untuk kasus ini nggak ada obat lain selain harus dipaksa memulai. Kalau saya sih mengakalinya dengan menulis yang ringan-ringan. Entah itu sekedar menulis untuk mengekpresikan Isi Hati (#eh :p ) Yup.. ini dia yang kebanyakan dilakukan perempuan. Nulis Diary. hehe.., tidak masalah. itupun suatu saat akan bermanfaat. Menulis menyisakan lega, begitu menurut saya :) , meskipun selama ini saya hanya menulis sebatas pendapat personal, menulis tentang dunia masak memasak, tapi saya terus berusaha meningkatkan kemampuan menulis saya. entah bagus atau enggak, entah ada yang membaca atau tidak, yang penting belajar menulis. tidak akan ada yang sia-sia, insyaAllah... Setidaknya hal-hal itu sebagai pemicu semangat saya dan alasan saya kenapa harus memulai membiasakan diri "menulis". Ala bisa karna biasa.. begitu kata pepatah. Tanpa memulai, tentu tidak akan terbiasa. Maka dari itu, mulailah.. biasakanlah..

sekian ^^

 Ikatlah ilmu dengan menuliskannya (Imam syafi'i)

Senin, 30 Januari 2017

STUDYING THE SCIENCES MATHEMATICS GRADE 10 - 12

referensi materi matematika grade 10 - 12

MENULIS EQUATION DI GOOGLE FORM

Banyak cara menulis equation di google form. salah satunya menggunakan g(math) -> math expression. cara menulis yang bisa digunakan salah satunya menggunakan kode latex.
untuk membuat kode latex, disini saya memakai daum equation editor. aplikasi ini bisa di download lewat chromestore. setelah diinstal, kita bisa memakainya baik secara online maupun offline.

untuk menulis equation perhatikan tanda kursor. kita bisa menulis equation seperti biasa. bedanya ketika kita mulai menulis equation, maka secara otomatis, kode latex akan muncul di bagian bawah. perhatikan contoh dibawah ini. bagian paling bawah yang saya blok hitam adalah kode latex yang akan kita gunakan nanti.

selanjutnya kode latex itu tinggal kita copy paste ke g(math) google form. misal pada google form belum terpasang g(math) maka kita harus menginstal terlebih dahulu. ikuti langkah-langkah berikut :
 1. klik titik 3, di sebelah kanan "kirim". lihat bagian "pengaya" (untuk bahasa indonesia) kemudian klik tulisan pengaya tersebut.


2. setelah di klik akan muncul tampilan seperti di bawah ini. kemudian cari dan instal g(math)

3. setelah di instal, menu g(math) akan muncul di bagian paling ujung atas google form, klik tulisan g(math) for forms

4. setelah di klik tulisan g(math) for forms akan muncul bagian-bagian g(math). perhatikan gambar di bawah ini. kemudian pilih "create math expressions" 

5. setelah di klik "create math expressions" akan muncul tampilan seperti di bawah ini. klik bagian advance untuk memunculkan kotak kode latex.

6. Copy kode latex yang berada di daum equation editor tadi. kemudian paste ke kotak latex yang disediakan
 paste ke kotak latex editor
sehingga muncul kode latex

7. untuk memasukkan kode latex menjadi equation di google form, klik warna hijau yang ada tanda panahnya (di atas latex editor)
equation akan muncul di form seperti tampilan dibawah ini 
klik menu preview (bagian paling atas forms) untuk meilhat tampilan soal yang kita buat 

SELESAI ^^

Demikian langkah - langkah menggunakan kode latex di google forms. Semoga bermanfaat ^^

 
 







 


Minggu, 29 Januari 2017

ULAR TANGGA TURSITRI

Alat Bantu Peraga Matematika pada materi turunan. Alat peraga ini bernama "UTANG TURSITRI" (Ular Tangga Turunan Fungsi Trigonometri". Alat peraga yang berupa permainan ini pada dasarnya cara penggunaanya mirip dengan ular tangga pada umumnya. Keterangan lebih lanjut akan di paparkan pada gambar di bawah ini.
 





HARGA : Rp. 20.000

Berminat? Hub wa : 085702350505

"SAGUSABLOG" Guru Nge-Blog Bersama IGI



Pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara pembelajar, pengajar dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana penyampai pesan atau media. Media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan (Bovee, 1997). Sedangkan Media pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan pembelajaran.
Kompetensi Profesional seorang Pendidik salah satunya adalah mampu memanfaatkan TeknoIogi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Sampai saat ini pemanfaartan media pembelajaran online belum berkembang dengan optimal di Indonesia. Salah satu kendala pengembangan media pembelajaran online adalah kurang dikuasainya teknologi pengembangan media online oleh para pengajar.
Untuk meningkatkan kemampuan guru dalam membuat dan memanfaatkan media pembelajaran online, maka IGI  menyelenggarakan Workshop Pembuatan Blog Guru dengan nama SAGUSABLOG.  Pada workshop ini, guru berlatih membuat dan memanfaatkan blog yang nantinya akan bermanfaat sebagai salah satu media pembelajaran. Baik penyampaian materi, interaksi ataupun tes secara online bisa dilakukan melalui blog yang telah dibuat.
sagusablog blog guru
didownload dari https://mr.mung.web.id/
Kegiatan workshop pembuatan blog guru dilaksanakan dengan sistem daring full online 24 jam, dari tanggal 29 Januari s/d 05 Februari 2017. Workshop ini diikuti peserta sebanyak kurang lebih 150 orang. Peserta di wajibkan untuk menyelesaikan 6 modul pada kategori kelas dasar dan 9 modul pada kategori kelas lanjut. Nantinya peserta yang telah menyelesaikan workshop akan mendapat sertifikat 41 JP dari IGI.
Pelatihan  yang dikembangkan dan diterapkan ini diharapkan akan memberikan wawasan baru dalam pembuatan media pembelajaran online khususnya blog, mengingat pembuatan blog yang menarik relatif mudah. Dengan dikuasainya pembuatan blog ini diharapkan akan pemicu kreatifitas guru dalam membuat media pembelajaran yang menarik sehingga siswa lebih bersemangat dalam belajar, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.

REKAP NILAI MATERI LIMIT

SILAHKAN MELIHAT REKAP NILAI TES MATERI LIMIT